Tambah alat untuk memaksimalkan uji konstruksi

KABID Jasa Konstruksi pada Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Kapuas Hulu, Ir. Salahuddin, M.T, mengatakan bahwa pihaknya berencana menambah- kan alat untuk Laboratorium Konstruk- si naungan dinasnya. Alat tersebut un- tuk memaksimalkan proses pengujian materil konstruksi dalam setiap penger- jaan fisik infrastruktur jalan dan jem- batan. “Untuk lab ada rencana nambah alat DCV tahun depan, ini masih sebatas diwacanakan,” paparnya, Jumat (23/

11/18).

Salahuddin menuturkan, sampel

konstruksi atau bangunan yang sudah jadi memang harus ditinjau kembali. Pe- ninjauannya melalui lab khusus. “Ka- lau di Putussibau ini pengujian kualitas konstruksi itu dilakukan di gedung lab yang masih ada dikantor lama,” tu- turnya.

Bidang Jasa

Konstruksi

dalian mutu beton adalah pelaksanaan suatu konstruksi beton dilapangan. Sebab itu perlu dilakukan serangkaian pemeriksaan dan pengujian/test labo- ratorium pada bahan-bahan (agregat) yang akan digunakan untuk pem- buatan beton tersebut. “Beton berkait- an dengan JMD (Job Mix Design) dan JMF ( Job Mix Formula). Tahap pertama JMD untuk menentukan layak atau tidaknya rencana campuran tersebut digunakan. Tahap kedua JMF proses pembuatan campuran dengan meng- gunakan hasil dari JMD,” paparnya.

Tujuan dari penyelidikan material ini adalah memberikan informasi tentang komposisi pasir, material/agregat, air yang dapat digunakan sebagai acuan untuk pembuatan beton dengan mutu tertentu. Pemeriksaan dan pengujian di laboraturium meliputi pemeriksaan dan analisa gradasi agregat halus dan kasar, modulus kehalusan agregat halus, pemeriksaan berat jenis agregat halus dan kasar, pemeriksaan berat isi agregat halus dan kasar.

Kemudian pemeriksaan Peresapan agregat halus dan kasar, pemeriksaan Kadar Lumpur agregat halus dan kasar, pengujian keausan agregat kasar de- ngan Los Angeles Abration, pemerik- saan berat isi beton, pemeriksaan slump, pembuatan dan pengujian contoh uji beton. (*)

Berkaitan  dengan  beton,  kata

Salahuddin,  mutu beton yang meme-

nuhi syarat dan ekonomis, hal yang dapat menjadi pedoman dalam pengen