BPJN XX Pontianak Respon Ruas Jalan Kabupaten Menjadi Jalan nasional

PUTUSSIBAU, Asisten Teknik Wilayah III dari Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) XX Pontianak datangi Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Kapuas Hulu berkoordinasi terkait terputusnya Ruas Jalan Nasional yang ada di Kabupaten Kapuas Hulu.

Ruas Jalan Nasional yang dimaksud adalah dari Semangut – Putussibau – Jalan A. Yani – Jalan Komyos Sudarso (simpang empat polres), selanjutnya dari Bundaran Tugu KB (Kodim) hingga Tanjung Kerja, kedua ruas jalan nasional ini tidak terkoneksi satu dengan yang lainnya sehingga perlu dilakukan koordinasi bagaimana agar jalan ini bisa terkoneksi.

Gabriel Roy selaku Asisten Teknik Wilayah III didampingi Pejabat Pembuat komitmen Wilayah 3.2  beserta rombongan tiba pagi ini di Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Kapuas Hulu dan disambut oleh Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Sumber Daya Air Dedy,S.T.,M.T Beserta Kepala Bidang Bina Marga Muhammad Kharbi, S.T.,M.Sc.

Dalam kegiatan tersebut dibahas upaya agar jalan nasional tersebut bisa terkoneksi dengan cara menyambungkan ruas jalan nasional tersebut dengan beberapa ruas jalan yang saat ini statusnya jalan kabupaten yaitu D.I.Panjaitan, Jalan Gajah Mada, Jalan Kirin Durian.

Secara khusus Asisten Teknik III meminta agar ketiga ruas jalan yang berstatus jalan kabupaten tersebut dapat di alihkan status menjadi jalan nasional.

“jalan yang menjadi kewenangan kita saat ini tidak terkoneksi, terputus sampai ruas jalan Kom. Yos Sudarso saja, oleh karena itu kita berkeinginan untuk menghubungkan jalan tersebut melalui tiga ruas jalan, yaitu jalan D.I. Panjaitan, Jalan Gajah Mada dan Jalan Kirin Durian” kata Gabriel Roy yang saat ini menjabat sebagai Asisten Tehnik Wilayah III BPJN XX Pontianak.

Dedy,S.T.,M.T Sekretaris DPUBMSDA menyambut baik kedatangan tim BPJN XX Pontianak, “pada dasarnya kita sependapat jika jalan D.I Panjaitan, Jalan Gajah Mada dan Jalan Kirin Durian dialihkan statusnya menjadi jalan nasional, untuk menghubungkan ruas jalan nasional yang terputus, cuma secara administrasi perlu disiapkan dengan baik, terutama kaitannya dengan penyerahan aset ruas jalan tersebut supaya kedepan tidak ada masalah” pesannya.

Dalam kesempatan itu juga Kepala Bidang Bina Marga menyampaikan tentang tindak lanjut surat yang sudah pernah disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu terkait penanganan banjir di ruas jalan nasional, di kalis dan beberapa tempat di dalam kota putussibau, kemudian penanganan beberapa daerah rawan kecelakaan lalu lintas diruas jalan nasional seperti simpang mupa dan simpang melapi, demikian juga dengan penanganan genangan air di sekitaran jalan nasional di Kedamin Hulu serta trase jalan paralel perbatasan yang tidak melalui 1 kecamatan didaerah perbatasan yaitu kecamatan puring kencana.

“kebetulan sekali tim Wilayah III BPJN XX Pontianak datang, Kondisi saat ini banjir, jadi dapat dilihat di ruas jalan kita, di kalis dan kedamin, yang setiap tahun selalu tergenang air, harapannya supaya bisa segera ditangani” katanya.