Pengujian DCP dan Gradasi LPB di Ruas Jalan Menendang-Na.Temenang oleh Tim Pengujian Konstruksi DPUBMSDA

PUTUSSIBAU, disbinamarga.kapuashulukab.go.id.com  – Tim Pengujian Konstruksi pada Laboratorium Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Kabupaten Kapuas Hulu melakukan Pengujian DCP dan Gradasi LPB di Ruas Jalan Menendang – Na. Temenang Kec. Pengkadan / Jongkong.

Setelah Administrasi dan waktu pelayanan pengujian dibuat, Tim Pengujian Konstruksi menyampaikan informasi tersebut kepada Pihak Pelaksana Pekerjaan yang sebelumnya telah membuat surat permohonan Pengujian DCP dan Gradasi LPB, sehingga dapat mempersiapkan kondisi di lapangan, dan meneruskan informasi yang didapat kepada Pengawas Dinas dan Kosultan Pengawas agar dapat menyaksikan pengujian secara langsung. Pengujian dilaksanakan oleh Gusti Aisamuddin, S.T., Wahyu Adi Tama A., S.T, dan Wisnu Kuncoro P., A.Md. selaku Tim Pengujian Konstruksi pada Laboratorium DPUBMSDA. “Tujuan dari dilaksanakan pengujian DCP lapangan ini adalah untuk mengetahui nilai CBR dari tanah dasar yang akan dibangun konstruksi di atasnya, sedangkan pengujian gradasi LPB lapangan dilakukan dengan tujuan untuk mengatahui ukuran butiran dari LPB yang ada di lapangan yang kemudian dibandingkan dengan standar ukuran butiran sesuai aturan yang dipakai yaitu Spesifikasi Umum Tahun 2018”, tutur Kasi Pengujian Konstruksi yang biasa disapa Muddin

Dalam perjalanan menuju lokasi pekerjaan, Tim Pengujian Konstruksi bertemu dengan Ronny Barisa Arindo, A.Md. selaku Penanggung Jawab Lapangan untuk pekerjaan yang akan dilakukan pengujian DCP tersebut. Ronny  menyampaikan “Kondisi lapangan sudah siap untuk dilakukan DCP dan Trial LPB, dan di lapangan sudah ada pihak pelaksana, pengawas dinas serta konsultan pengawas yang telah menunggu pelaksanaan pengujian tersebut” ujar Ronny. Tim teknis juga menyampaikan ke Ronny bahwa pengujian DCP bisa langsung di lapangan hanya saja untuk gradasi LPB akan dilakukan di laboratorium agar mendapatkan hasil yang akurat. “Untuk pengujian gradasi LPB, di lapangan kita hanya mengambil sampel saja, untuk selanjutnya akan diuji di laboratorium karena sampel harus dioven selama 24 jam terlebih dahulu sebelum dilakukan penyaringan sehingga mendapatkan hasil yang lebih akurat” jelas Wahyu.

Tim sampai di lokasi kegiatan dan mereka langsung melaksanakan pengujian DCP lapangan sekitar pukul 13:00 WIB, ketika cuaca sangat cerah. “Akhir-akhir ini di lokasi biasanya sering hujan, kebetulan sekali siang ini cuacanya cerah sebaiknya pihak lab langsung saja melaksakan pengujian DCP sebelum cuaca berubah mendung dan hujan” tegas R.Syamsul yang biasa disapa DXyang merupakan pihak pelaksana pekerjaan tersebut.

Untuk menentukan jarak dan titik pengujian diserahkan kepada pengawas dan konsultan pengawas yang ada di lokasi  pekerjaan. “Untuk titik DCP dilakukan secara zig-zak dengan jarak perseratus meter, serta untuk ruas jalan yang akan dilakukan DCP terbagi dalam 2 (dua) segmen ” ujar Mariyadi, A.Md selaku pengawas dari dinas.