Dinas PU Bina marga dan SDA Survei PAI dan IKSI Menggunakan Aplikasi Elektronik

Putussibau, disbinamarga.kapuashulukab.go.id.com – Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Kapuas Hulu telah melakukan survei jaringan Irigasi pertama kali menggunakan Aplikasi Elektronik Pengelolaan Aset dan Kinerja Sistem Irigasi (e-PAKSI).e-PAKSI merupakan aplikasi survei berbasis android yang digunakan untuk pengambilan data survei inventarisasi aset jaringan irigasi, aset non jaringan irigasi, dan kinerja aset irigasi, berupa sistem berbasis single management dengan memanfaatkan teknologi informasi geospasial. Dengan dilakukan survei menggunakan e-PAKSI kita dapat mengetahui kondisi terbaru setiap bangunan irigasi yang dapat dipertanggung jawabkan dan mempermudah pelaporan kondisi aset irigasi.

Menurut Kasi Perencanan Dan Pengendalian Bidang Sumberber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Kapuas Hulu Syarifudin,S.T. Penerapan pengunaan e-PAKSI dalam survei irigasi telah dilakukan pada 5 (lima) Daerah Irigas yaitu Nanga Yen Kecamatan Hulu Gurung, Landau Kumpang Kecamatan Hulu Gurung, Sungai Besar Kecamatan Bunut Hulu, Gerayau Kecamatan Selimbau, Tematuk Kecamatan Batang Lupar, Ukit-ukit Kecamtan Batang Lupar dan dan Hulu Tubuk Kecamtan Kalis.

Survey tersebut dilakukan oleh Staf-staf Teknis Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Kapuas Hulu yang dilaksanakan selama dua minggu.

Survei e-PAKSI di 5 (lima) Daerah Irigasi tersebut di laksanakan dengan terlebih dahulu melakukan Pengelolaan Aset Irigasi (PAI) setelah itu dilanjutkan dengan Penilaian Indeks Kinerja Sistem Irigasi (IKSI).

“Survei menggunakan e-PAKSI secara bertahap akan dilaksanakan pada seluruh Daerah Irigasi di Kabupaten Kapuas Hulu. Dan harapannya kedepan dengan adanyan e-PAKSI pendataan aset-aset irigasi Kabupaten Kapuas Hulu dapat lebih baik lagi. Dengan demikian dapat meningkatkan kinerja irigasi melalui  operasi dan pemeliharaan irigasi yang benar serta merupakan salah satu upaya mewujudkan ketahanan pangan dan energi.” tutur Syarifudin,S.T..